Tidak berlebihan jika dikatakan
bahwa manusia adalah pikirannya, karena tanpa kemampuan berpikir manusia tidak
berarti apa-apa sama sekali. Makhluk lain seperti hewan dan tumbuh-tumbuhan yang
tidak dikaruniai kemampuan berpikir ternyata dengan mudah dikuasai manusia.
Dengan kata lain, karena kehadiran PIKIRAN manusia menjadi makhluk berkuasa.
Bahkan, dengan menggunakan kekuatan pikiran, apalagi salah menggunakannya, manusia
akan menguasai sesamanya yang berujung pada tindakan dimana yang kuat menindas
yang lemah. Dari bahasan singkat ini tampak jelas, sekalipun pemahaman kata JIWA
sangat sederhana, yakni terdiri dari PIKIRAN, namun apabila tidak dapat dikendalikan,
pikiran tersebut akan menjelma menjadi MONSTER, alat PEMBUNUH dan PENGHANCUR.
Sebaliknya, jika semakin banyak orang yang berpikiran benar karena mampu
mengendalikan pikirannya, maka semakin banyak manfaat yang diperoleh dari pikiran
benar tersebut.
Pentingnya peranan pikiran bagi
manusia terlihat juga pada orang gila yang karena mengalami gangguan di pikiran
dapat membuatnya bertingkah laku layaknya seperti hewan. Adalah pemandangan lumrah
melihat orang gila telanjang atau mengais makanan di tempat sampah, bahkan
mengganggu orang-orang yang berada di dekatnya. Ganguan pikiran telah
menjadikannya kehilangan kesadaran sebagai makhluk yang lebih tinggi derajadnya
dibandingkan dengan dari makhluk lain. Dalam makna yang lebih luas, gangguan
pikiran bukan hanya bagi orang yang gila, pikiran kotor juga merupakan indikator
gangguan pikiran karena dari pikiran yang kotor timbul ucapan dan tindakan yang
tentunya juga kotor.
Membahas apa yang dimaksud dengan
PIKIRAN tidak dapat dilepaskan dari pembahasan OTAK MANUSIA, sebab otak adalah
tumpuan pikiran sebagaimana badan, kaki dan tangan menjadi tumpuan gerakan.
Tanpa otak, manusia tidak dapat berpikir. Orang yang mengalami gangguan di otak
umumnya juga mengalami kelainan berpikir. Kebenaran hal ini lagi-lagi tampak
pada orang gila yang rata-rata mengalami kerusakan dibagian otak. Gangguan pada
otak tersebut dapat membuat susunan informasi yang telah menjadi nilai-nilai
kehidupan di dalamnya mengalami kekacauan, sehingga pikiranpun menjadi kacau
atau tidak berfungsi secara normal.
Sebagaimana mata berfungsi sebagai alat
melihat dan telinga berfungsi sebagai alat untuk mendengar, otak berfungsi sebagai
alat untuk berpikir. Otak yang terdiri dari sejenis lemak di dalam batok kepala
dengan syaraf yang tak terhitung merupakan wadah penyimpanan beragam informasi.
Informasi berupa nilai atau norma tentang kehidupan karena keberadaan Ruh menjadi
dapat disimpan di dalam otak dan dapat pula diaktifkan ketika dikehendaki.
Dengan aktifnya pikiran berupa informasi di dalam otak terjadilah proses
berpikir yang ditandai dengan adanya aktivitas seperti mengingat, menilai dan membandingkan
serta memformulasikan.
Disebabkan agar dapat berpikir baik sangat
tergantung pada informasi yang tersimpan di dalam otak berupa memori, maka
penginstalan butir-butir informasi ke dalam otak menjadi sangat penting sebagai
dasar untuk dapat berpikir. Informasi demi informasi yang diterima otak akan berakumulasi
dan berkembang menjadi latar belakang pengetahuan. Semakin banyak dan semakin
baik informasi yang terserap dan tersimpan di syaraf-syaraf otak seseorang
berdasarkan pengalaman dan pendidikannya, maka semakin baik pula daya pikirnya.
Buktinya, bayi dan anak-anak yang masih memiliki keterbatasan informasi yang
diperoleh dari pengalaman memiliki keterbatasan berpikir dibandingkan dengan
orang dewasa. Demikian juga halnya bagi orang yang berpendidikan rendah dan
yang berpendidikan tinggi memiliki kemampuan berpikir berbeda. Dengan kata
lain, kemampuan berpikir terkait dengan pengaktifan latar belakang pengetahuan
yang disebut memori.
Selain dari latar belakang
pengetahuan berupa hasil pengalaman dan pendidikan, cara mengolah informasi
yang sudah mengendap di otak berupa memori juga menentukan kemampuan berpikir
seseorang. Orang yang terlatih berpikir runtut atau sistematis memiliki kemampuan
berpikir yang lebih baik jika dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki
kemampuan berpikir sistematis. Berdasarkan pengalaman, sering ditemukan orang
yang cara berpikirnya melompat-lompat bahkan tidak terhubung dari satu ide ke
ide lainnya. Sehingga orang yang mendengarnya kesulitan mengikuti pokok-pokok pembicaraannya.
Sedangkan cara berpikir yang baik ditandai dengan, selain kejelasan informasi juga
ditandai dengan keteraturan pesan yang disampaikan sehingga pembicaraannya
menjadi mudah diikuti atau dipahami.
Kemampuan berpikir akan terbentuk
setelah terjadinya penyimpanan informasi berupa nilai-nilai kehidupan yang diperoleh
melalui proses mengalami dan proses belajar (pengalaman dan pendidikan) seperti
sempat disinggung di atas. Hasil dari proses mengalami dan belajar ini akan tersimpan
dalam bentuk memori yang menjadi bagian dari pikiran. Tanpa memori berupa
informasi-informasi yang telah mengendap di dalam otak, seseorang tidak dapat
berpikir. Anak seorang petani biasanya mudah berpikir tentang cara bercocok
tanam jika dibandingkan dengan anak pedagang yang dalam kesehariannya sibuk
melayani para pelanggan di toko. Anak petani memiliki pengalaman cara bercocok tanam
karena ia juga mendapatkan pendidikan tentang bercocok tanam sekalipun pendidikan
tersebut bersifat informal. Hal ini juga berlaku sebaliknya terhadap anak
pedagang. Dengan ungkapan lain, pembentukan proses berpikir berlangsung melalui
proses pengalaman dan pendidikan yang dapat menghasilkan pengetahuan dan
keterampilan.
Proses berpikir seperti telah dijelaskan
belum memadai untuk dijadikan landasan bagi seseorang supaya dapat BERPIKIR BENAR.
Sebab, hasil dari berpikir adalah BENAR dan SALAH. Orang yang memiliki kekuatan
berpikir tidak berarti bahwa ia juga senantiasa berpikir benar. Pencuripun
mesti berpikir sebelum melakukan aksinya. Walaupun ia mengetahui bahwa
tindakannya salah, namun pencuri mesti terlebih dahulu memikirkan cara
menyelamatkan diri jika seandainya ia ketahuan atau tertangkap ketika sedang mencuri.
Oleh karena itu, selain dari berpikir seseorang hendaknya juga meng-gunakan
akalnya. Jika seorang pencuri menggunakan AKALNYA, maka ia tidak akan mencuri. Disebabkan
tidak menggunakan akal inilah pencuri nekad mencuri. Dengan kata lain, orang
yang BERPIKIR belum tentu menggunakan AKAL. Inilah alasan ditemukan istilah AKAL
PIKIR dalam pembicaraan sehari-hari karena kata PIKIR saja belum cukup untuk mengungkapkan
hal seperti yang dijelaskan, sehingga kata AKAL tetap ditambahkan agar makna
ujaran lebih jelas lagi.
Jika ditelusuri lebih jauh lagi, bahwa
yang dimaksud dengan PIKIRAN itu sebenarnya adalah HASIL dari pengolahan
informasi di dalam otak yang dipicu oleh stimulus dari luar. Artinya, pikiran
itu tidak saja terdiri dari memori yang tersimpan di dalam jaringan syaraf-syaraf
otak, tetapi juga dipengaruhi oleh rangsangan dari luar. Memori tanpa rangsangan
sebagai pemicu, maka memori tersebut tidak ubahnya seperti data atau informasi di
GOOGLE yang tentunya tidak bermanfaat jika tidak diakses terlebih dahulu. Melalui
rangsangan dari luar, memori di dalam otak dapat diaktifkan dan terjadilah
proses berpikir yang antara lain adalah proses penyaringan dan pengolahan
informasi.
Berbeda dengan proses berpikir yang
menghasilkan perkiraan benar atau salah, masih adalagi bagian dari pikiran yang
diterangi Cahaya dari keberadaan Ruh. Pikiran yang demikian dapat melahirkan
tindakan yang lebih baik. Bagian pikiran yang terterangi ini disebut dengan AKAL.
Orang yang memilih menggunakan akal dalam kehidupannya akan berada dalam
lingkupan KESADARAN sehingga dapat dikatagorikan sebagai orang yang TERCERAHKAN.
Dengan kata lain, orang yang pikirannya disinari Cahaya dari Ruh tadi dapat membedakan
antara benar dan salah.
Menangkan Jutaan Rupiah dan Dapatkan Jackpot Hingga Puluhan Juta Dengan Bermain di www(.)SmsQQ(.)com
BalasHapusKelebihan dari Agen Judi Online SmsQQ :
-Situs Aman dan Terpercaya.
- Minimal Deposit Hanya Rp.10.000
- Proses Setor Dana & Tarik Dana Akan Diproses Dengan Cepat (Jika Tidak Ada Gangguan).
- Bonus Turnover 0.3%-0.5% (Disetiap Harinya)
- Bonus Refferal 20% (Seumur Hidup)
-Pelayanan Ramah dan Sopan.Customer Service Online 24 Jam.
- 4 Bank Lokal Tersedia : BCA-MANDIRI-BNI-BRI
8 Permainan Dalam 1 ID :
Poker - BandarQ - DominoQQ - Capsa Susun - AduQ - Sakong - Bandar Poker - Bandar66
Info Lebih Lanjut Hubungi Kami di :
BBM: 2AD05265
WA: +855968010699
Skype: smsqqcom@gmail.com